Selasa, 11 November 2014

ARBANAT atau RAMBU NENEK

Kuliner khas Indonesia bukan hanya bisa ditemui di restoran atau rumah makan saja, banyak jajanan khas yang dijual dengan menggunakan gerobak keliling oleh penjualnya, terutama di kawasan pasar tradisional bahkan perumahan. Diantaranya adalah penjual bakso keliling, siomay hingga es goyang dan Arum Manis, atau yang lebih dikenal dengan nama Arbanat atau Rambut Nenek.
Dikawasan Jabodetabek keberadaan Arum Manis mudah ditemui, terutama di pasar tradisional atau warung-warung disetiap sudut jalan. Orang Jawa Barat banyak menyebutnya Rambut Nenek sesuai dengan bentuknya. Tapi orang Jawa Timur justru menyebut makanan ringan berbahan utama gula ini dengan sebutan Arbanat atau Arum Manis.
Arum Manis adalah jajanan tradisional yang sudah ada sejak dulu yang dijajankan oleh seorang pedagang keliling dengan alat musik gesek menemani. Khas sekali. Bahkan bisa ditebak, jika ada penjaja makanan membunyikan alat musik geseknya, maka itu berarti penjual Arum Manis.
Bahan baku Arum Manis adalah gula dan air. Dimana porsi gula lebih banyak dibanding air. 2 kg gula dicairkan dengan 1 liter air hingga mengeras seperti bahan baku Gulali yang bisa dibentuk beraneka ragam. Setelah mengeras, bahan Gulali tersebut ditarik-tarik hingga menyerupai rambut-rambut halus dan kering. Itulah kenapa beberapa orang menyebutnya Rambut Nenek. Selain bentuk, warnanya yang putih pudar mirip seperti uban.
Proses pembuatan Arum Manis terbilang cukup lama. Untuk mencairkan gula, membutuhkan 2 jam proses pengadukan. Proses ini tidak boleh diabaikan. Sebab, jika lengah sedikit, gula akan kembali mengkristal. Kemudian proses penarikan dan pengeringan membutuhkan waktu 30 menit. Setiap harinya, penjaja Arum Manis menyiapkan 2 kg bahan untuk dijajankan. Dan memulai segala prosesnya pada petang hari.
Biasanya, penjaja Arum Manis menjual dagangannya seharga 1000 rupiah. Penjual Arum Manis masih menggunakan tempat layaknya kaleng kerupuk dengan dua tutup. Satu tutup berisi Arum Manis, sisanya untuk uang. Apapun sebutan yang Anda biasa gunakan, Arum Manis, Arbanat atau Rambut Nenek penganan tradisional ini terbukti masih digemari, karena rasanya yang khas dengan rasa manis alami gula. Biasanya disantap bersama kerupuk terigu yang gurih. Biasanya penganan ini dijual dalam kemasan plastik. Satu plastik berisi 5 buah harum manis.
Bukan hanya penjual tradisional saja yang menjajakan camilan ini, saat ini juga banyak Arum Manis dengan kemasan yang lebih modern bisa dibeli di pasar swalayan atau toko-toko modern. Dijual dengan kemasan yang bervariasi dan harga yang terjangkau, Arum Manis memang pas untuk dinikmati sebagai camilan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar